9 Efek Samping Pil KB bagi Kesehatan Wanita

 

Pada masa kini berbagai alat kontrasepsi yang sanggup dipakai untuk menunda kehamilan. Diantaranya ialah alat kontrasepsi injeksi, oral hingga spriral atau ditanam. Di Indonesia, penggunaan pil KB cukup banyak diminati lantaran dinilai cukup kondusif dan efektif. Kaprikornus masuk akal bila banyak pasangan yang menentukan alat kontrasepsi ini untu membantu menunda terjadinya pembuahan.

Cara kerja pil KB kuat pada kadar esterogen dan progesterone. Selain itu juga mempengaruhi produksi testosterone. Kinerja pil KB ini dirasakan kondusif saja bagi beberapa wanita. Apalagi hasil yang diinginkan juga sesuai harapan. Akan tetapi, walaupun terlihat kondusif saja, pil KB juga mempunyai imbas samping yang sanggup mengganggu kesehatan penggunanya. Berikut ini beberapa imbas samping pil KB bagi wanita.

1. Pembekuan darah

Pembekuan darah tidak selalu disebabkan pil KB. Namun, beberapa penelitian menujukkan bahwa imbas samping konsumsi pil KB mengakibatkan pembekuan darah. Gejela pembekuan darah merupakan tanda-tanda awal penyakit yang serius, sebaiknya segera konsultasikan ke dokter.

2. Bengkak payudara

Penggunaan pil KB mengakibatkan tubuh mengalami perubahan hormone. Akibatnya beberapa pengguna pil KB mengalami pembesaran payudara. Akan tetapi kondisi ini juga normal terjadi pada perempuan yang menyusui atau sedang hamil.

3. Sakit kepala

Jika perempuan yang mempunyai riwayat penyakit migraine, apabila mengkonsumsi pil KB beresiko mengalami sakit kepala. Hal ini disebabkan pil KB yang ada pada tubuh menimbulkan penurunan kadar esterogen dalam tubuh yang memicu timbulnya nyeri pada episode kepala.

4. Mual

Gejala awal akhir konsumsi pil KB ialah mencicipi rasa mual tetapi tidak hingga mengalami muntah. Mual tersebut diakibatkan eseterogen yang kuat pada lambung. Kadar esterogen yang tinggi berakibat mual.

5. Berat tubuh naik

Tidak hanya konsumsi pil KB. Sebagian perempuan yang memakai alat kontrasepsi akan mengalami kenaikan berat badan. Hal ini dikarenakan adanya perubahan hormone yang mengakibatkan nafsu makan bertambah.

6. Perubahan mental

Akibat dari penggunaan alat kontrasepsi ialah gampang emosi, sensitive, serin lupa dan konsentrasi sedikit menurun. Selain itu juga meyebabkan depresi untuk pengguna pil KB. Kondisi ini dikarenakan hormone sontetos dala pil KB mempengaruhi keseimbangan neurotransmitter dalam otak. Ketidakseimbangan tersebut sanggup mengganggu emosional seta suasana hati bagi pengguna pil KB.

7. Infeksi Jamur

Resiko terkena infeksi jamur sangat rentan dialami pengguna pil KB. Kondisi ini disebabkan pil KB mengubah keseimbangan hormone estrogen dan progesterone pada tubuh yang menjadikan infeksi jamur dikarenakan kadar esterogen menurun. Gejala yang dialami biasanya rasa gatal, nyeri, panas atau sanggup iritasi yang cukup lama.

8. Pendarahan diluar menstruasi

Perubahan kadar hormone akhir penggunaan pil memicu terjadinya pendarahan diluar sklus menstruasi. Kondisi ini menjadikan lapisan endometrium gampang ringkih dan rentan. Selain hal tersebut, pendarahan juga disebabkan lantaran infeksi bakteri. Hormon pada pil KB, berfungsi untuk menetralkan semoga tidak terjadi pembuahan. Pil KB bekerja menghambat bahkan menghentikan produksi testosterone. Sehingga hal ini mengakibatkan perempuan yang memakai pil KB mengalami penurunan nafsu untun melaksanakan berafiliasi intim.

9. Gangguan mata

Gangguan mata terjadi apabila pengguna pil KB memakai kacamata atau lensa kotak. Hal ini disebabkan bengkaknya kornea mata akhir perubahan hormone. Efek samping yang ditimbulkan penggunaan pil KB ialah berakibat glaucoma ataua kerusakan saraf optic.

Itulah beberapa informasi kesehatan perihal imbas samping pil KB bagi kesehatan perempuan yang perlu Anda ketahui. Semoga informasi di atas mempunyai kegunaan bagi Anda dan keluarga dalam mengenal dunia farmasi yang berkaitan dengan bahan-bahan di dalamnya. Informasi ini juga sanggup Anda beritahukan kepada semua orang di sekitar Anda. Salam sehat.