beda penulis dan blogger
beda penulis dan blogger

Antara Penulis dan Blogger, Ini Perbandingannya

Posted on

Terdapat beberapa perbedaan antara penulis dan blogger, maka disini saya akan membandingkan keduanya. Artikel ini merupakan hasil Compare pemikiran saya pribadi. Jadi harap untuk memikirkannya kembali daripada menerimanya secara mentah. Ambil positifnya dan lupakan jika dirasa negatif. Oke berikut perbandingan antara penulis dan blogger versi saya sendiri.

Tanggung Jawab Penulis dan Blogger

Baik Penulis ataupun Blogger, sama-sama memiliki prosedur dan tingkat kesulitan yang hampir sama. Ya itu dikarenakan aktifitasnya memang sama, yakni menulis. Hanya saja penulis bisa dikatakan sedikit lebih mudah daripada Blogger. Kenapa? yang seorang penulis memang tugasnya betul-betul menulis, terkadang konsep tema dan materinya pun sudah disediakan oleh penggunanya.

Sedangkan Blogger semuanya harus berjuang sendiri, mulai dari ngumpulin ide, materi dan referensi sampai menerbitkan tulisannya sendiri. Berbeda dengan penulis yang setelah mengirimkan hasil tulisannya ke penerbit, tugasnya selesai. Penerbit yang akan melakukan evaluasi dan filterisasi macam-macamnya.

Disamping itu seorang blogger juga dibebani tanggung jawab untuk melakukan optimasi SEO agar tulisannya banyak dibaca. Sekali lagi penulis ga perlu melakukan itu, karena itu sudah termasuk urusan Penerbit. Jadi intinya penulis bertanggung jawab kepada penerbit, sedangkan blogger bekerja untuk dirinya sendiri.

Kualitas Artikel Antara Penulis dan Blogger

Kualitas artikel yang dihasilkan oleh Penulis dan Blogger cukup signifikan. Ini relatif, standarnya pun berbeda, dan tentu hasilnya juga berbeda. Penulis sudah menjadi suatu profesi, seorang penulis sudah bisa dilabeli sebagai Profesional. Sebuah penerbit tentu hanya akan merekrut penulis yang baik dan berpengalaman.

Sedangkan blogger lebih terkesan sebuah profesi atau tahapan seseorang menjadi penulis profesional. Tapi bukan tak mungkin penulis juga menjadi seorang blogger. Ini cukup banyak terjadi, antara blogger yang menjadi penulis, dan penulis yang menjadi seorang blogger.

Memang sih, secara umum tulisan yang dihasilkan oleh blogger kualitasnya tidak se wah artikel yang ditulis oleh penulis profesional. Ditambah lagi bertebarnya artikel yang menyebabkan kerusuhan SEO akibat aktifitas blogger “Pro” yang main AGC.

  Mamah Follow Sosmed Kamu ?, Jangan Posting 5 Hal Ini

Bahasa yang digunakan oleh para Penulis pun biasanya EYD banget kan?. Berbeda dengan para Blogger yang cukup menggunakan bahasa sehari-hari, asalkan itu mudah dimengerti dan dipahami pembaca.

Penghasilan Blogger vs Penulis

Ketika kita bicara mengenai suatu profesi, tentu salah satu aspeknya adalah penghasilan. Setelah seserang menyandang gelar Penulis Profesional, itu sudah merupakan titik aman. Karena biasanya mereka sudah bekerja pada beberapa penerbit atau website. Dengan begitu mereka sudah memiliki skema penghasilan tersendiri.

Berbeda dengan blogger, sejauh ini blogger masih tercatat sebagai Hobi, tentu penghasilannya tidaklah seindah Penulis ;). Tapi…. ada tapinya nih, ketika blogger sudah memasuki kelas earning profesional, ini bisa wah banget gans, melebihi segalanya.

antara blogger vs penulis

Selain daripada penghasilan utamanya, penulis dan blogger sama-sama dimungkinkan untuk mendapatkan penghasilan sampingan. Penulis bisa menjual jasanya untuk menulis artikel-artikel sesuai dengan penyewa jasa nya, tentu itu diluar job pokoknya pada penerbit. Dan seorang blogger juga ada banyak sekali jalan untuk mendapatkan penghasilan.

Seorang penulis modal jualnya adalah keterampilan menulis dan pengalaman. Sedangkan Seorang Blogger memiliki modal Website atau Weblog yang merupakan aset tak ternilai. Jadi sebetulnya sama saja sih, semua bisa mendapatkan penghasilan yang baik ketika datang waktunya.

Target Pembaca

Berhubung Penulis dan Blogger bekerja pada platform atau tempat yang berbeda, maka pembacanya juga akan berbeda. Perbedaan disini termasuk golongan Umur, Genre, dan Lingkungan sosialnya lho gans. Sebuah penerbit ternama rela memangkas profit demi data calon pengguna atau target pembacanya. Harap maklum, hal ini dilakukan untuk menarik minat Investor atau Sponsor yang membiayai operasional mereka.

Jadi penerbit akan sangat ditekankan untuk menyajikan artikel-artikel yang tertuju pada target pasar penerbitnya. Berbeda dengan Blogger yang biasanya hanya menulis berdasarkan hobi ataupun sesuka mood nya saja. Jadi dalam hal ini Blogger menang banyak gans, wkwkwk.

  Follower akun Twitter Anda Tiba-tiba Berkurang? Ternyata Ini Penyebabnya

Tantangan Seorang Blogger dan Penulis

Naaah ketika bekerja kita tidaklah semata-mata tertarik karena penghasilan, terkadang ada hala-hal lain yang menjadi faktor ketertarikan untuk melakukannya. Dua-dua nya sama-sama mendapatkan pengalaman yang hampir sama, tapi tantangannya beda lho…

Ok, seorang penulis mendapatkan pengalaman seru dan menarik dalam memenuhi permintaan dari penerbit. Jadi semuanya berdasarkan kehendak sang penerbit. Tapi apa ga bosen bertahun-tahun melakukan hal tersebut?, Saya rasa engga lah, karena mereka adalah orang-orang yang profesional. Menulis sudah menjadi bagian dalam hidupnya. Lagipula tak jarang eksplorasi mereka untuk mengumpulkan materi artikel dibiayai oleh penerbit, dan angkanya cukup menggiurkan gans.

Baik sekarang Blogger, tantangan untuk menjadi seorang Blogger yang sukses adalah cukup berat gans. Banyak blogger yang berguguran karena hanya looping pada definisi yang dangkal. Saya pribadi, setelah bertahun-tahun memikirkan ini. Baru beberapa minggu terakhir mendapatkan hidayah, menemukan keliamat yang tepat untuk menjawab pertanyaan “Kenapa Blogging?”.

  1. Menantang diri sendiri, sejauh mana pencapaian dan batas yang terlampaui. Dengan ini kita harus menggali lebih jauh daripada sekedar kata-kata Penghasilan, Rating ataupun Popularitas.
  2. Lalu, menantang orang lain untuk melakukan hal yang sama.
  3. Terakhir, menantang pembaca untuk berfikir berbeda daripada daripada apa yang dipikirkan orang banyak. Lah kenapa berbeda? Jika sudut pandang pemikiran mereka sama, maka selama-lamanya mereka hanya akan berstatus “pembaca”.

Yak 3 tantangan itu merupakan jawaban dari pertanyaan “kenapa blogging?” versi saya sendiri. Nanti akan saya tulis satu artikel penuh untuk memabahas hal ini. Yak saya rasa cukup artikel antara penulis dan blogger ini. Sebagai penutup saya ucapkan Mari Menulis….. see ya!

Gambar Gravatar
"It is one thing to use a weapon, but another to kill." - Ragnar Lothbrok-------s2e2

Tinggalkan Balasan