Scarlett Johansson Keluar Dari Proyek Film Terbarunya “Rub & Tug”


Scarlett Johansson telah merilis pernyataan tentang peran terbarunya di “Rub & Tug”. Film ini bercerita tentang pemilik panti pijat Dante Tex Gill yang merupakan seorang transgender. Dia telah mengumumkan pernyataannya kepada outmagazine bahwa dia tidak akan ikut ambil peran dalam film tersebut.

“Beberapa pertanyaan sering dilempar kepada saya tentang peran saya sebagai Dante Tex Gill di film Rub & Tug, Saya telah memutuskan dengan tidak mengurangi rasa hormat saya untuk menarik partisipasi saya dalam proyek ini. Pemahaman budaya kami tentang transgender terus meningkat, dan saya telah belajar cukup banyak dari komunitas sejak membuat pernyatan pertama tentang peran saya dan saya menyadari bahwa saya tidak begitu peka. Saya sangat mengagumi dan mencintai komunitas Transgender dan saya bersyukur bahwa percakapan mengenai inklusivitas di Hollywood terus berlanjut.”, ujar Scarlett.

Lanjut dia, “Saya sangat senang jika kesempatan untuk membawa cerita Dante mengenai transisi kehidupannya, saya mengerti kenapa karakter ini harus di bawa oleh seorang transgender yang sebenarnya, dan saya sangat berterimakasih karena pemilihan peran ini menjadi debat yang kontroversi yang telah memicu percakapan yang lebih besar tentang keragaman dan representasi dalam film, Saya percaya semua aktris/aktor harus bisa mempertimbangkan tentang kesetaraan ini, Perusahaan Produksi saya yang berusaha secara aktif mengejar proyek-proyek yang menghibur serta bisa mendorong limitasi dalam komunitas. Kami berharap bisa bekerja sama dengan setiap komunitas seperti ini agar bisa menghadirkan kisah-kisah yang cukup penting dan menyentuh kepada seluruh dunia”.

Terkait dengan  Antara Penulis dan Blogger, Ini Perbandingannya

New Regency berhasil memenangkan lelang untuk proyek film ini, yang rencananya akan di sutradarai oleh Rupert Sanders. Rupert Sebelumnya pernah bekerja sama dengan Scarlett Johansson dalam film Ghost In The Shell.

Disisi lain, GLAAD (Gay & Lesbian Alliance Against Defamation) yang merupakan Organisasi Media monitoring Non-Pemerintah yang turut serta membantu kesetaraan gender. Menurut GLAAD, karakter LGBTQ+ turun 40% pada tahun 2017 jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya dikarenakan kurangnya representasi karakter trans di setiap film rilisan studio-studio besar. GLAAD menanggapi pernyataan Scarlett Johansson dan mereka ikut mensupport.


superkent

0 Comments

Tinggalkan Balasan